Review: Vivaldi Web Browser

Mungkin masih sangat sedikit yang tau Vivaldi, ya ini adalah nama browser yang dibuat oleh mantan programmer Opera. Mereka memutuskan untuk membuat browser baru ini karena Opera tidak lagi berjalan pada tujuannya dulu untuk melayani komunitas pengguna dan kontributor yang sejak dulu bekerja untuknya.

Namun ini adalah mulai yang baik, dari pertama saya melihat pemberitaan Vivaldi melalui situs berita online jujur sudah mulai jatuh cinta. Apalagi ini dibuat pada basis Chromium artinya tak perlu dikhawatirkan kehandalannya, bukannya sobat udah sering pake Google Chrome? :)

Dibawah ini ada beberapa screenshot yang saya tangkap betewe aku pake OS Macintosh:




Yang cukup saya sukai dari browser Vivaldi ini yaitu pada Navigatian Bar & Tab, warna disana mengikuti situs yang kita buka. Sepertinya warna tersebut diambil dari kode warna yang terbanyak dalam sebuah situs. Apakah ini terinspirasi dari Menubar Android? :D


Gambar diatas merupakan tampilan 'About Vivaldi' yang bisa diakses melalui Help>About. Bila langsung diakses melalui Vivaldi>About Vivaldi belum ngelink, mungkin developernya mulai lelah. Dan lihatlah, tidak ada 'title' di tab About Vivaldi.


Nah ini yang membuat browser ini kurang, yaitu Java yang belum bisa jalan. Saya coba cek melalui situsnya langsung dan terlihat kalau ada logo extension berlatar abu-abu, ini artinya ada ekstensi tidak berjalan.


Fitur-Fitur:
Vivaldi untuk versi Technical Preview ini saya rasa belum membawa banyak fitur yang telah disuguhkan dalam situs mereka. Saya tau ini masih dalam tahap pengembangan, sehingga masih banyak waktu untuk mengerjakan berbagai kekurangan hingga versi publik dirilis.

1. Bookmark
Sama seperti browser kebanyakan, vivaldi mambawa fitur bookmarking yang berguna untuk menyimpan situs-situs yang kita inginkan. Kamu juga bisa memasukkan situs bookmark dalam folder-folder sehingga akan memudahkan pencarian.

2. Vivaldi Mail
Fitur ini masih dalam pengembangan dan belum bisa dipakai sampai tulisan ini dibuat. Tertulis disana bahwa 'i'm so sorry, but Mail is not ready for the tech preview. But we have a webmail. Check it out at vivaldi.net'. Tunggu saja, ini akan sangat memudahkan kita yang tak perlu lagi mengakses halaman email.

3. Contact
Pada bagian contact kamu bisa menambahkan kontak seseorang yang berisi foto, nama, alamat email, nomor telepon , kode post dan memasukannya kedalam grup kontak. Namun saya rasa form masih kurang rapih.

4. Download
Tak ada yang spesial, bila kita mengunduh file dari internet maka akan ada nama-nama file yang berhasil di download disini. Ada juga tombol Stop, Restart dan Clear Downloads.

5. Notes
Butuh catatan saat berseluncur di internet ? kamu bisa menggunakan fitur ini ketika sedang didalam browser. Silahkan tulis apa yang kamu mau, oiya kamu juga bisa memasukkan catatan ke dalam browser

6. Quick Commands
Kalau kamu pengguna Macintosh pasti tak asing dengan yang namanya Spotlight Search, ya Quick Commands pada browser Vivaldi tidak jauh berbeda dengan spotlight. Namun pencarian lebih dikhususkan untuk history situs dan pencarian fitur vivaldi.

7. Speed Dial
Hampir mirip sebuah bookmark, namun lebih tertata. Kamu bisa mengakses situs yang telah kamu tambahkan dengan cepat melalui Speed Dial. Sayangnya background untuk Speed Dial belum bisa diganti-ganti.

8. Hide Images
Kuota internet kamu terbatas? jangan resah. Gambar merupakan salah satu asset yang memakan banyak kuota, vivaldi tahu akan itu. Makanya kamu bisa menghilangkan gambar dalam sebuah situs dengan mengklik fitur ini.

9. Page Actions
Saya bingung dengan fitur ini, tapi kalau dilihat dari bebrapa tulisan yang muncul. Ini akan berguna untuk seorang web designer.


10. Trash
Kita seringkali tidak sengaja menutup tab ketika sedang browsing yang padahal berisi informasi penting. Jika kamu merasakannya pula, kamu bisa mengakses halaman yang beberapa waktu lalu ditutup melalui Trash.


Jika temen-temen masih penasaran dengan browser satu ini, screenshot dibawah ini menampilkan beberapa pengaturan yang ada di Vivaldi Browser.






Daripada makin penasaran mendingan langsung coba saja ya? :D Oiya, Vivaldi Browser ini multiplatform lho... kalian bisa mencobanya baik di Windows, Mac OS X ataupun Linux. 

0 komentar:

Post a Comment